LEUKIMIA

Minggu, 06 Januari 20130 komentar





Leukemia dalah salah satu peyakit kanser yang menyerang sel darah. Jadi leukemia adalah kanser sel darah. Banyak jenis kanser menyerang manusia pada usia tertentu, tetapi leukimia menyerang semua usia sejak bayi hingga orang tua. Kerana leukimia adalah sel kanser darah maka sebaiknya kita mengenal terlebih dahulu tentang sel  darah dan apa yang terjadi jika timbul leukemia.
Dalam aliran darah ada terdapat komponen darah yang terbentuk zat cair yang disebut plasma darah dan komponen darah yang terbentuk sel, yang terdiri dari 3 jenis sel yang mempunyai fungsi masing-masing, iaitu:
1.      Sel darah merah atau eritrosit yang berfungsi membawa karbon dioksida (CO2) dari seluruh tubuh ke paru-paru. Sel darah merah inilah yang memberi warna darah kerana jumlahnya yang paling besar.
2.      Sel darah putih atau lekosit yang bertugas melawan infeksi
3.      Sel keping darah atau trombosit yang menutup lubang jika terjadi kebocoran pembuluh darah dan bersama faktor pembekuan menghentikan perdarahan.
Ketiga jenis sel darah tersebut diproduksi dalam sum-sum tulang iaitu bahagian tengah tulang yang berbentuk seperti spons. Semua sel darah berasal dari satu sel induk yang disebut sel stem pluripoten. Sel darah yang masih muda (immature) disebut sel blast. Semua sel blast ini dalam keadaan normal berada dalam sum-sum tulang sampai berbentuk sel matang (mature). Sel-sel darah diproduksi secara teratur dan terkontrol sesuai kebutuhan tubuh. Misalnya, jika terjadi perdarahan (menstruasi dll) sum-sum tulang akan membuat sel darah merah lebih cepat/ lebih banyak untuk mempertahankan  kadar haemoglobin.


Tabel 1. Kadar-nilai normal sel-sel darah



Laki-laki

Wanita
Haemoglobin               
13-18 g/ dL
12-16 g/ dL
Leukosit
5-10 k/ ul
5-10 k/ ul
Trombosit
150-440 k/ ul
150 - 440 k/ ul





Sel Leukemia

Jika terjadi leukemia, sum-sum tulang memproduksi sel darah merah tertentu yang tidak normal dalam jumlah yang berlebihan. Sel leukemia dengan pewarna khusus dibawah mikroskop nampak berbeza dengan sel normal. Disamping bentuknya, sel leukemia juga berfungsi tidak seperti semestinya.



Jenis Leukemia

Dari cara dan cepatnya penyakit tersebut berkembang biak, leukemia dibahagi kepada leukemia akut dan leukemia kronis.
Pada leukemia akut, sel darah abnormal yaitu sel blast abnormal tetap immature sehingga tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Jumlah sel-sel tersebut sangat banyak, sehingga bila tidak segera diubati akan segera memburuk.
Pada leukimia kronis juga terdapat banyak sel blast, tetapi juga terdapat sel     yang   lebih mature. Perjalanan penyakit lebih lambat.
Leukimia dapat timbul dari dua jenis pokok sel darah putih yaitu sel limfoid dan sel mieloid. Bila mempengaruhi sel limfoid disebut leukimia limfpsitik dan bila mempengaruhi mieloid disebut leukemia mielositik.

Jenis leukemia yang biasa dihidapi ialah :
1.      Leukemia akut, jenis ini yang banyak ditemui pada kanak-kanak, tetapi juga dapat menyerang orang dewasa, terutama berusia 65 tahun atau lebih.
2.      Leukemia mielositik akut, meyerang kanak-kanak maupun orang dewasa
3.      Leukemia limfositik kronik, biasanya menyerang orang dewasa diatas 55 tahun, tetapi juga  menyerang dewasa muda
4.      Leukemia mielositik kronik, biasanya menyerang orang dewasa.

Dibawah ini adalah gejala-gejala leukemia yang biasa ditemui:
1.      Pucat, lemas, cepat lelah, nafas terengah bila bekerja atau berjalan cepat, sering berkunang-kunang
2.      Demam, menggigil dan timbul gejala lain seperti flu
3.      Sering terserang infeksi (gigi, gusi bengkak, kulit dan saluran nafas dll)
4.      Kehilangan nafsu makan, berat badan turun
5.      Pembesaran kelenjar getah bening
6.      Rasa tidak selesa atau pedih diperut kiri atas kerana pembesaran limpa, atau diperut kanan atas kerana pembesaran hati
7.      Mudah mengalami perdarahan (lebam-lebam dikulit, perdarahan gusi)
8.      Berpeluh pada waktu malam
9.      Ngilu tulang dan sendi
Pada leukemia akut limfositik, sel leukemia sering menyerang otak atau jaringan saraf sum-sum tulang belakang (sering disebut susunan saraf pusat). Apabila hal ini terjadi akan menimbulkan gejala seperti: sakit kepala, muntah, bingung, gerakan yang tak terkendali, kejang dan nyeri otot. Sel leukemia juga dapat menyerang buah zakar, sehingga timbul pembengkakan. Selain gejala tersebut diatas, kerana leukemia pada dasarnya boleh menyerang semua organ, maka akan timbul gejala lain sesuai dengan organ yang terinfiltrasi.

Diagnosa

Untuk mengadakan diagnosa leukemia, doktor perlu meneliti riwayat penyakit penderita, melakukan pemeriksaan fizik umum dan pemeriksaan untuk mengetahui adanya pembengkakan hati, limpa dan kelenjar getah bening diketiak, leher dan selangkangan serta pemeriksaan pemeriksaan lainnya. Ujian darah berguna untuk mengetahui bentuk sel darah, menentukan jumlah sel darah matang dan sel darah yang belum matang. Meskipun demikian ujian darah tidak memberikan informasi tentang jenis leukemia.

Untuk mengetahui jenis leukemia, perlu dilakukan pemeriksaan aspirasi sum-sum tulang iaitu pengambilan  sejumlah cairan sum-sum tulang dengan cara menusukan  jarum kedalam tulang tulang (biasanya tulang panggul), dan biopsi sum-sum tulang untuk mengambil sejumlah jaringan sumsum tulang.
Untuk mengetahui penyebaran leukemia ke cairan yang mengisi ruangan diantara dan disekitar jaringan otak dan sumsum tulang belakang, pesakit perlu melakukan pemeriksaan tusuk lumbal iaitu dengan cara memasukan jarum ke tulang belakang. Sedang penyebaran ke organ di organ dada dideteksi dengan pemeriksaan foto x-ray dada.
Share this article :
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Asal Tau Kesehatan - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger